kameraadalah alat paling populer dalam aktivitas fotografi. Nama ini didapat dari camera obscura, bahasa Latin untuk "ruang gelap", mekanisme awal untuk memproyeksikan tampilan di mana suatu ruangan berfungsi seperti cara kerja kamera fotografis yang modern, kecuali tidak ada cara pada waktu itu untuk mencatat tampilan gambarnya selain secara manual mengikuti jejaknya. Dalam dunia fotografi, kamera merupakan suatu peranti untuk membentuk dan merekam suatu bayangan potret pada lembaran film. Pada kamera televisi, sistem lensa membentuk gambar pada sebuah lempeng yang peka cahaya. Lempeng ini akan memancarkan elektron ke lempeng sasaran bila terkena cahaya. Selanjutnya, pancaran elektron itu diperlakukan secara elektronik. Dikenal banyak jenis kamera potret.
Badan kamera adalah ruangan yang sama sekali kedap cahaya, namun dihubungkan dengan lensa yang darimana menjadi satu-satunya tempat cahaya akan masuk. Di dalam bagian ini cahaya yang difokuskan oleh lensa akan diatur agar tepat mengenai dan membakar film.
Di dalam kamera untuk tujuan seni fotografi, biasanya ditambahkan beberapa tombol pengatur, antara lain:
Pengatur ISO/ASA Film.
Shutter Speed.
Aperture (Bukaan Diafragma).
Jika diperlukan bisa pula ditambah peralatan:
Blitz (atau lebih umum disebut lampu kilat atau flash)
Sistem lensa dipasang pada lubang depan kotak, berupa sebuah lensa tunggal yang terbuat dari plastik atau kaca, atau sejumlah lensa yang tersusun dalam suatu silinderlogam.
Tingkat penghalangan cahaya dinyatakan dengan angka f, atau bukaan relatifnya. Makin rendah angka f ini, makin besar bukaannya atau makin kecil tingkat penghalangannya. Bukaan ini diatur oleh jendela diafragma. Bukaan relatif diatur oleh suatu diafragma. Untuk kamera SLR, lensa dilengkapi dengan pengatur bukaan diafragma yang mengatur banyaknya cahaya yang masuk sesuai keinginan fotografer.
Jenis lensa cepat ataupun lensa lambat ditentukan oleh rentang nilai F yang dapat digunakan.
Disamping lensa biasa, dikenal juga lensa sudut lebar (wide lens), lensa sudut kecil (tele lens), dan lensa variabel (variable lens, atau oleh kalangan awam disebut dengan istilah lensa zoom.
Lensa sudut lebar mempunyai jarak fokus yang lebih kecil daripada lensa biasa. Namun sebutan itu bergantung pada lebarnya film yang digunakan. Untuk film 35 milimeter, lensa 35 milimeter akan disebut lensa sudut lebar, sedangkan lensa 135 milimeter akan disebut lensa telefoto.
Lensa variabel dapat diubah-ubah jarak fokusnya, dengan mengubah kedudukan relatif unsur-unsur lensa tersebut. Lensa akan memfokuskan cahaya sehingga dihasilkan bayangan sesuai ukuran film. Lensa dikelompokkan sesuai panjang focal length (jarak antara kedua lensa).
Focal lenght mempengaruhi besar komposisi gambar yang mampu dihasilkan. Dalam masyarakat umum, lebih dikenal dengan istilah zoom.
Pemantik Potret
Tombol pemantik potret atau shutter dipasang di belakang lensa atau di antara lensa. Kebanyakan kamera SLR mempunyai mekanisme pengatur waktu untuk memungkinkan mengubah-ubah lama bukaan shutter. Waktu ini ialah singkatnya pemetik potret itu membuka, sehingga memungkinkan berkas cahaya mengenai film.
Beberapa masyarakat awam menganggap kemampuan kamera sebanding dengan besarnya nilai maksimum shutter speed yang bisa digunakan.
Bagian lain
Bagian lain sebuah kamera, antara lain:
1.Mekanisme memutar film gulungan agar bagian-bagian film itu bergantian dapat disingkapkan pada objek
2.Mekanisme fokus yang dapat mengubah-ubah jarak antara lensa dan film,
3.Pemindai komposisi pemotretan (range finder) yang menunjukkan apa saja yang akan terpotret serta apakah objek utama akan terfokuskan
4.lightmeter untuk membantu menetapkan kecepatan pemetik potret dan atau besarnya bukaan, agar banyaknya cahaya yang mengenai film cukup tepat sehingga diperoleh bayangan atau gambar yang memuaskan.
Beberapa kamera, terutama jenis kamera poket biasanya tidak memiliki salah satu dari bagian-bagian tersebut.
Jenis kamera berdasarkan media penangkap cahaya
Kamera film menggunakan pita seluloid (atau sejenisnya, sesuai perkembangan teknologi). Butiran silver halida yang menempel pada pita ini sangat sensitif terhadap cahaya. Saat proses cuci film, silver halida yang telah terekspos cahaya dengan ukuran yang tepat akan menghitam, sedangkan yang kurang atau sama sekali tidak terekspos akan tanggal dan larut bersama cairan pengembang (developer).
Kamera film
Jenis kamera film yang digunakan adalah dari jenis 35 milimeter, yang menjadi populer karena keserbagunaan dan kecepatannya saat memotret, karena kamera ini berukuran kecil, kompak dan tidak mencolok. Lensa kadang dapat dipertukarkan, dan kamera itu dapat memuat gulungan film untuk 36 singkapan, bahkan kadang lebih.
Sup Sarang Burung Walet: Segar Berenergi
Jika dengar kata ludah mungkin ada sebagian orang yang merasa jijik. Beberapa negara seperti Singapura, Hong Kong dan RRC meludah dilarang keras oleh hukum. Tapi toh di negara dengan penerapan hukum sekeras Singapura sekalipun, tetap ada satu mahluk yang tak dilarang meludah, bahkan justru dianjurkan karena bisa meningkatkan devisa negara.
Mahluk yang ludahnya begitu berharga itu tak lain dan tak bukan adalah burung walet. Dengan air liurnya yang kental burung walet membuat sarangnya. Air liur yang kental itu akan mengering saat terkena udara. Dewasa ini di dunia dikenal 2 jenis sarang burung walet yakni sarang burung walet yang dipanen di gua-gua di pegunungan, serta sarang burung walet yang dipanen di atap rumah-rumah tua yang lebih popular sebagai sarang burung walet rumahan. Burung walet yang membuat sarangnya di atap rumah tua biasanya telah dibudidayakan oleh keluarga atau perusahaan yang menjalankan bisnis seperti ini sejak lama. Karena sifatnya yang alami dan langka (Banyak pemanen sarang burung walet yang menemui ajalnya setiap tahun saat memanen di gua) harga jual sarang burung walet gua jauh lebih mahal dibandingkan sarang walet rumahan. Di pasaran juga dikenal istilah sarang burung walet bersih dan kotor. Yang bersih adalah sarang burung walet yang sudah dicuci dan dibersihkan serta siap untuk dimasak.
Sarang burung walet umumnya mudah didapatkan di pasar atau toko obat di pecinan. Biasanya dijual dalam kemasan atau kiloan. Di restoran sarang burung walet biasanya disajikan dalam bentuk sup atau manisan sebagai makanan penutup. Yan Wo begitu namanya dilafalkan dalam bahasa Mandarin, sudah selama berabad-abad dijadikan makanan kaum kelas atas. Kandungan gizinya yang tinggi membuatnya dipercaya memiliki khasiat sebagai aphrodisiac yang di masa tertentu hanya bisa dinikmati oleh kaum bangsawan di Tiongkok Kuno. Banyak sinshe dan ahli pengobatan China tradisional yang mencampurkan sarang burung walet ke dalam tonik penguat. Belakangan sup sarang burung walet dikemas dan diproduksi secara modern sebagai salah satu tonik penambah energi. Sayang harganya sangatlah mahal sehingga walau jaman telah modern dan kaum bangsawan tak lagi memonopoli segala segi di muka bumi ini, sarang burung walet masih tak terjangkau oleh semua orang.
Jika ingin mencoba sendiri khasiatnya dirumah, buatlah sup sarang burung walet dengan bahan dasar sarang burung walet yang telah dibersihkan lalu dimasak dalam kaldu ayam. Cukup tambahkan bumbu seperti lada hitam, bawang putih, dan jahe. Jika ingin khasiatnya lebih bertambah, bisa tambahkan ginseng atau akar teratai yang juga berkhasiat sebagai pembangkit gairah.
PROSPEK & POTENSI SARANG WALET
Sarang walet memiliki prospek dan potensi perdagangan yang sangat bagus untuk dikembangkan. Saat ini Indonesia merupakan produsen dan pengexport sarang walet terbesar didunia. Mencapai lebih dari 75 % sarang wallet yang beredar didunia berasal dari Indonesia.
Sarang walet rumahan asal Indonesia menguasai hampir 98% pasokan pasar dunia karena bentuknya yang lebih bersih, lebih putih dan tidak terlalu tebal. Sementara pasar sarang walet hitam dipegang oleh Malaysia karena kualitasnya lebih baik dari pada sarang hitam yang diexport oleh negara produsen lain.
Sarang walet banyak diminta oleh importir terbesar saat ini yaitu Hongkong dan Amerika Serikat. Jangkauan pasar sarang walet asal Indonesia adalah Hongkong, China, Taiwan, Singapura, dan Kanada. Sekitar 80% pasar sarang walet Asia dipasok oleh produsen dari Indonesia.
Sarang walet memiliki harga yang berfluktuasi. Ditingkat exportir harga sarang walet hitam gua mencapai Rp 3.500.000 ,- / kg, Sarang rumput / seriti harganya sekitar Rp 2.500,000 ,- / kg, harga sarang walet gua warna putih bisa mencapai Rp 12.000.000 ,- / kg sedangkan sarang walet rumahan putih mencapai Rp 17.000.000 ,- / kg. Harga sarang walet dapat terjadi perubahan setiap waktu tergantung dari hasil negosiasi dan kesepakatan.
MANFAAT & KEGUNAAN SARANG WALET
Sarang walet berkhasiat sebagai obat untuk kesehatan yang biasanya dikonsumsi dengan cara dicampur dengan obat atau makanan. Sarang walet kebanyakan dipercayai memiliki khasiat dan obat oleh mayoritas masyarakat Cina baik didalam maupun luar negri.
Sarang walet dimanfaatkan untuk memperkuat kerja organ-organ tubuh terutama paru-paru, meningkatkan daya kerja syaraf, memperbaiki pencernaan, mengobati muntah darah, sakit batuk, kanker, menjaga vitalitas, meningkatkan daya tahan tubuh dan memperbarui sel-sel tubuh yang rusak
SEKILAS BUDIDAYA WALET
Sarang walet dihasilkan oleh liur burung wallet yang memiliki habitat dan tempat hidup asli di gua dalam hutan dan gua-gua yang berada dipinggir-pinggir laut. Sarang walet dihasilkan juga oleh burung walet yang sering menempati rumah-rumah tua dan bertempat tinggal di bawah jembatan. Sarang walet gua dalam satu tahun bisa dipanen hingga tiga kali
Jenis-jenis burung walet dialam antara lain : Collocaliamarginata, Collocalia esculenta, Collocalia brevirostis, Collocalia vanikorensis, Collocalia fuciphaga, Collocalia troglodytes, Collocaliamaxima dan lain-lain. Yang paling sering diperdagangkan sarangnya adalah Collocalia fuciphaga ( dibudidayakan sebagai burung walet ) , Collocalia esculenta ( dibudidayakan sebagai burung seriti ), Collocaliamaxima ( walet gua hitam )
Sarang walet harganya sangat mahal sehingga membuat banyak orang tertarik dan beramai-ramai mencoba peruntungan dibidang perniagaan sarang walet dengan membuat rumah-rumah walet buatan yang disesuaikan dengan lingkungan habitat aslinya. Biaya membuat rumah walet cukup mahal dan biasanya waktu yang dibutuhkan hingga walet mau bertempat tinggal sekitar 3 tahun.
Sarang wallet rumahan memiliki harga yang lebih mahal daripada sarang walet dari alam dikarenakan memiliki mutu dan kualitas yang lebih bagus. Sarang walet rumahan memiliki warna yang lebih putih dan bersih dibandingkan sarang walet gua yang cenderung berwarna putih kekuningan dan bercampur dengan bulu-bulu yang menyebabkab berwarna hitam.
KRITERIA DIMINTA
Sarang walet yang diminta untuk konsumsi export adalah sarang walet gua dan rumahan. Jenis sarang gua meliputi sarang putih, sarang merah , sarang hitam dan sarang seriti. Sementara hasil produksi rumahan yang diminta adalah sarang putih, sarang merah, sarang kuning dan sarang seriti. Sarang walet rumahan siap export dibedakan antara lain Balkon, Mini, Sudut, Kaki, Pecahan dan hancuran.
Sarang walet yang memenuhi kriteria standart harus bebas dari bahan kimia, tidak ada kotoran sedikitpun didalam sarang termasuk bulu dan sudah dibedakan berdasarkan jenis dan kelas mutu. Semakin bersih sarang dan makin baik kelas mutunya harganya semakin mahal. Kriteria standart ditentukan oleh pembeli.
Sarang walet harus memenuhi kriteria penilaian mutu dan grading yaitu memiliki bentuk sarang separo mangkok, tidak rusak atau pecah dan bentuknya tetap alami setelah dibersihkan, warna sarang putih kertas, kuning atau merah. Harga paling mahal adalah sarang berwarna merah.
Sarang walet yang diminta buyer berkadar air 5% s/d 20 % atau sesuai dengan permintaan dari masing-masing pembeli dari negara yang berbeda. Semakin rendah kadar airnya maka akan semakin tinggi pula harga sarang.
Sarang walet dikemas dengan cara disusun berdasarkan kelas dan grading. Pengemasan berdasarkan grading menggunakan satuan berat catty. Kemasan untuk exportt menggunakan plastik atau kotak formika transparan yang dikumpulkan dalam kotak berdaya tampung 10 s/d 20 kg sarang. Kotak diberikan pengamanan berupa lapisan alumunium tipis keliling.
Saat ini, kita dapat menggunakan berbagai macam kemudahan berkomunikasi yang dihasilkan oleh teknologi telekomunikasi. Kemudahan yang dihasilkan seperti cepatnya penyampaian pesan dari suatu tempat ke tempat yang lain dan beroperasinya satelit telekomunikasi Palapa dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi yang bernama teknologi sistem serat optik
Teknologi ini berupa kabel terbuat dari kaca yang dapat mentransmisikan sinar cahaya dari suatu tempat dan ke tempat lain dan mengubahnya menjadi energi yang dapat digunakan oleh manusia untuk kehidupannya baik dalam berkomunikasi atau pun untuk keperluan lainnya.
Sistem serat optik telah lama digunakan dan pertama kali digunakan oleh sang penemu telepon, Alexander Graham Bell, dalam penemuannya yaituphotophone. Alat ini bekerja dengan sinar cahaya yang kemudian jatuh pada alat yang sensitif terhadap cahaya dan akhirnya memproduksi suara manusia.Beberapa tahun kemudian lahirlah alat yang disebut LED atau LD, berguna untuk pengadaan jaringan komunikasi berkapasitas tinggi. Light-Emitting Diodes (LED) dan Light Diodes merupakan alat encodingyang mengubah suara menjadi sinyal listrik transmitter (mengubah sinyal listrik menjadi sinyal gelombang) melalui energi optikal. Pengubahan energi ini dapat bekerja dengan kecepatan membawa informasi hingga 10 Gb km/s.
Telah kita ketahui bahwa sistem serat optik ini mengubah sinar cahaya menjadi energi listrik atau suara. Akan tetapi sebenarnya bagaimanakah prinsip kerja transmisi pada serat optik? Pertama-tama sumber cahaya mengubah sinyal listrik dari pemancar menjadi sinyal cahaya. Kemudian cahaya secara saling menyilang masuk ke dalam serat menuju bagian yang disebut coreatau inti dan mengalami pemantulan dari arah luar core kembali ke dalam core melalui cladding. Kemampuan cladding untuk memantulkan cahaya disebabkan karena indeks biasnya lebih kecil dari indeks bias core. Lalu cahaya yang membawa informasi ini akan menuju detektor sebagai bagian akhir dari kabel dan mengubahnya kembali menjadi sinyal listrik untuk diproses lebih lanjut oleh penerima.
Proses transmisi yang dilakukan dalam sistem serat optik ternyata memiliki kelebihan-kelebihan yaitu karena menggunakan cahaya maka kapasitas informasi yang dapat dibawa sangat besar dibandingkan sistem komunikasi lainnya, ukuran kabelnya yang kecil dan ringan memudahkan pengangkutan pemasangan di lokasi yang diinginkan. Ketidak adanya interfensi atau kebalnya kabel serat optik ini terhadap gelombang lain akan memungkinkan kabel dipasang pada tegangan tinggi. Selain itu, penjagaan data yang ketat menyebabkan sulitnya informasi untuk dibajak kecuali timbulnya kerusakan pada fisik kabel, dan redaman transmisi yang kecil membuat sistem ini menggunakan repeater yang sedikit.
Setiap proses atau alat mempunyai kelebihan dan kekurangan dalam aplikasinya. Demikian halnya terjadi pada sistem lain, proses transmisi yang dilakukan sistem serat optik juga memiliki kekurangan. Pada sistem ini mengenal adanya dispersi yang mengakibatkan pulsa cahaya dalam serat optik mengalami pelebaran. Lebar pulsa cahaya ini bertambah besar saat bergerak sepanjang serat optik. Karena data dikirimkan melalui serat optik dalam bentuk deretan pulsa cahaya, maka kalau lebar pulsa semakin besar maka pulsa yang berdekatan akan saling tumpang tindih.
Walaupun begitu, faktor dispersi dapat diselesaikan dengan menggunakan jenis serat optik single-mode daripada menggunakan jenis multimode. Dalam single-mode serat dibuat dengan inti yang lebih sempit volumenya sehingga jarak minimal antarpulsa cahaya dalam deretan yang dikirimkan ini memiliki batas tertentu, supaya tiap-tiap pulsa masih dikenali. Salah satu kekurangan lainnya adalah komponen yang ada dari serat optik membutuhkan dana yang lebih besar untuk kabelnya dan aplikasi yang dibuthukan untuk sistem serat optik.
Aplikasi
Pada aplikasinya sistem serat optik digunakan pada industri prduksi video karena karakteristik transmisi dan desainnya yang ringan. Kapasitas informasi yang dibawa oleh serat membuat sistem ini ideal digunakan pada studio televisi yang secara keseluruhan memakai sistem digital. Selain itu, sistem ini telah digunakan untuk menghasilkan jaringan LAN yang efisien. Sistem serat optik telah lama digunakan sebagai penunjang dari satelit dan jaringan bawah laut. Kini sebuah konsorsium serat optik laut internasional Asia-America Gateway (AAG) sedang membangun jaringan dari Singapura, Malaysia, Hongkong, langsung ke AS melalui Guam dan tentu saja melewati Indonesia.
Tidak hanya dalam teknologi telekomunikasi, serat optik juga telah membawa pengaruh besar dalam bidang kedokteran, yaitu dengan adanya jenis tertentu untuk operasi dengan laser. Serat ini digunakan juga sebagai fiberscope yang berfungsi sebagai alat penunjuk bagian dalam tubuh seseorang ketika sedang diadakannya operasi.
Dari penjelasan yang telah dituliskan sebelumnya bahwa serat optik dapat mengubah cahaya menjadi energi listrik maka serat optik juga mampu mentransmisikan gambar dan besar pengaruhnya pada perkembangan televisi berdefinisi tinggi atau High-Definition Television (HDTV). Teknologi televisi ini meningkatkan kualitas gambar dan film pada tampilan layar televisi serta meningkatkan kualitas suara. Pengembangan HDTV telah membawa pengaruh hingga kini ditemukannya televisi dengan rasio lebar dan panjang layar sebesar 16:9 melalui pendekatan resolusi secara horizontal dan vertikal pada pengiriman sinyal analog untuk gambar televisi NTSC yang mendukung juga suara sekualitas CD.
HDTV pertama kali dikembangkan dan digunakan oleh perusahaan penyiaran Jepang, Nippon Hōsō Kyōkai (NHK). Kemudian NHK melakukan pengembangan peralatan dari HDTV dan mampu menyiarkan program menggunakan transmisi tersebut di Jepang dan AS. Perusahaan televisi yang digandeng oleh NHK di AS adalah perusahaan penyiaran CBS. Perkembangan yang dilakukan baik oleh NHK, CBS dan pihak lainnya telah mendukung lahirnya sistem telekomunikasi khususnya televisi dengan sistem digital secara keseluruhan.
Dengan adanya negara Jepang sebagai pioner lahirnya HDTV membuat banyak spekulasi dan kepercayaan yang menakutkan bahwa Jepang akan mendominasi industri sistem HDTV yang dapat berpengaruh pada penjualan barang-barang elektronik. Dengan kata lain Jepang dapat menguasai pasar dan teknologi dunia. Ketakutan ini muncul dari para pembuat barang-barang elektronikdi Eropa dan Amerika. Masalah global ini mengakibatkan tidakl terciptanya konsesus internasional atau standar internasional. Oleh karena itu, kini kita dapat melihat adanya perbedaan produk televisi dengan teknologi HDTV dari Eropa dan Amerika seperti JVC, Pioneer dengan produk dari Asia tepatnya Jepang seperti Sony, Toshiba, Fujitsu.
Di Amerika perkembangan HDTV berjalan dengan menggunakan sistem terrestrial yaitu sistem penyiaran yang tidak dipungut biaya yang membedakannya dengan pelayanan melalui cable. Penggunaan sistem terrestrial ini didukung oleh organisasi untuk pengadaan barang-barang elektronik yaitu FCC. Menurut keputusan dari FCC, sebuah perusahaan penyiaraan harus didukung setidaknya untuk sitestem terrestrial ini.
Awal perkembangannya, HDTV digunakan dalam format NTSC namun sekarang HDTV dapat menggunakan gambar yang berkualitas dalam format yang berbeda-beda yaitu format NTSC, PAL, SECAM. Format seperti ini dapat kita lihat pada televisi yang kita punyai di rumah kita masing-masing pada bagian menu tampilan gambar pada layar. Sementara itu, seiring perkembangan HDTV sistem penyiaran televisi juga berkembang dan kini menyiarkan program televisi secara visual dan audio yang berdigital. Penyiaran audio digital yang bermula di Kanada dan Eropa ini mampu menyalurkan dan menampilkan kualitas suara layaknya kualitas CD melalui cara terrestrial maupun satelit. Berdasarkan National Association Broadcasters (NAB), penyiaran audio digital disarankan lebih baik hanya digunakan pada sistem terrestrial. Dan karena hal inilah ada pertentang antara oprator satelit dan para perusahaan penyiaraan lokal yang ada di AS. Walaupun demikian penyiaran audio digital kini telah memberikan banyak pengaruh dalam meningkatkan kualitas suara yang ada pada televisi atau radio sejernih suara yang ditawarkan oleh CD.
Sehubungan dengan perkembangan serat optik pada televisi, serat optik juga menawarkan kemampuannya pada aplikasi penyiaran cable, yaitu penyiaran program televisi yang dipungut biaya. Video-on-demandyang merupakan prinsip kerja dari sistem cable memberikan kemudahan bagi penonton program atau film. Kita dapat memilih film atau program yang kita inginkan dengan biaya yang sesuai dengan pemilihan film tersebut. Sebenarnya cara ini sama saja dengan sistem program televisi berlanganan, indovision. Seperti indovision, video-on-demand memiliki keunggulan yaitu mampunya penonton menyumbangkan ide atau pendapat masing-masing kepada perusahaan (interaktif).
Abstrak
Jaringan komunikasi serat optik yang sudah digunakan
di beberapa negara mempunyai berbagai keuntungan
dibanding dengan saluran kawat. Meskipun terdapat pula
kerugiannya, namun hal itu disebabkan karena keterbatasan
teknologi pada saat ini. Dengan pesatnya kemajuan
teknologi, lambat laun kerugian tersebut akan dapat
teratasi.
Dalam rangka mengoptimalkan sistem komunikasi
serat optik terutama untuk sinyal audio, maka perlu
dikembangkan mikropon optik. Mikropon optik merupakan
sensor akustik yang dapat mengubah getaran akustik menjadi
variasi gelombang cahaya. Untuk itu perlu dilakukan
proses pemodulasian intensitas energi cahaya dengan
menggunakan “moving gate” dan membran. Dari prototipe
mikropon optik diperoleh bahwa sensitivitasnya lebih
baik dari pada mikropon konvensional.
Pendahuluan
Serat optik di beberapa negara maju sudah mulai
menggantikan kedudukan kawat dalam sistem komunikasi.
Hal ini disebabkan karena serat optik memberikan beberapa
keuntungan dibanding dengan saluran kawat. Keuntungan
tersebut antara lain: mampu memberikan lebar
band yang sangat lebar dengan kecepatan transmisi data
hingga 1 Gbit/s, bebas dari gangguan medan elektromaknetik
dan gelombang radio, tidak terjadi hubungan ke2
Surjono, H. (1998). Pengembangan Mikropon Optik Sebagai Alternatif Dalam Komunikasi Serat
Optik. Cakrawala Pendidikan. No. 1 (XVII): 63-69.
listrikan antara ujung-ujung saluran, sangat sulit
menyadap informasi sepanjang saluran, dan lebih ringan
(Roddy, 1984; Tomasi, 1992).
Disamping keuntungan-keuntungan tersebut, pemakaian
serat optik dalam sistem komunikasi mempunyai
beberapa kerugian, yakni antara lain biaya lebih mahal,
lebih sulit melakukan penyambungan, perbaikan, dan pensaklaran.
Kerugian-kerugian tersebut lambat laun akan
dapat teratasi dengan semakin pesatnya kemajuan
teknologi di bidang serat optik. Dengan demikian pemanfaatan
serat optik dalam komunikasi di masa mendatang
akan lebih luas lagi terutama di negara-negara
berkembang dimana masalah biaya menjadi pertimbangan
utama.
Sejauh ini serat optik banyak dimanfaatkan untuk
komunikasi data dalam jaringan kabel serat optik bawah
tanah dan bawah laut, karena kemampuannya dalam mentrasmisikan
data dalam jumlah besar. Disamping itu
karena kekebalannya terhadap gangguan derau dan ukurannya
yang kecil dan ringan, serat optik juga mulai digunakan
untuk saluran komunikasi di dalam pesawat udara
dan kapal laut (Schweber, 1996).
Pemakaian saluran serat optik dalam pesawat udara
dan kapal laut tersebut sepenuhnya menggantikan posisi
saluran kawat tembaga yang selama ini digunakan. Untuk
3
Surjono, H. (1998). Pengembangan Mikropon Optik Sebagai Alternatif Dalam Komunikasi Serat
Optik. Cakrawala Pendidikan. No. 1 (XVII): 63-69.
memperoleh sistem komunikasi yang optimal, maka pemakaian
serat optik perlu didukung oleh komponen lain
yang relevan dan setaraf dengan serat optik. Salah
satu komponen penting dalam komunikasi sinyal audio
adalah mikropon. Mikropon merupakan transduser yang
digunakan untuk mengubah variabel akustik menjadi variabel
elektrik.
Untuk menunjang komunikasi melalui serat optik,
maka dikembangkan suatu mikropon khusus yang kemudian
disebut dengan mikropon optik. Mikropon optik ini diharapkan
mempunyai unjuk kerja yang lebih baik dari
pada mikropon biasa dalam sistem komunikasi serat optik,
sehingga diperoleh kualitas komunikasi yang optimal.
Prinsip Mikropon Optik
Meskipun dalam dua puluh tahun terakhir ini
teknologi sensor optik pada umumnya sudah mencapai pada
kemajuan yang menggembirakan, namun pengembangan mikropon
optik belum dilakukan secara proposional. Akan
tetapi berbagai penelitian menunjukkan bahwa teknologi